by

Petinggi PBB Dipecat Gegara Rekrut Selingkuhan untuk Posisi Penting

INTERNASIONAL (HJ) – Commisioner General UNRWA, Pierre Krahenbuhl, petinggi salah satu badan naungan PBB yang mengurusi masalah Palestina dipecat setelah mengabaikan aturan soal rekruitmen pegawai serta melantik seorang perempuan sebagai penasehat senior.

Dilaporkan, pemecatan Krahenbuhl lantaran ia memberikan jabatan penting kepada perempuan yang diduga menjadi selingkuhannya.

Seperti dilansir ABC Indonesia Kamis (7/11/2019), Krahenbuhl dituding sengaja mendudukan peremuan tersebut sebagai penasehat senior agar dapat menemaninya bepergian dalam agenda kerja.

“Commisioner General sudah dipecat dari jabatannya sambil menunggu proses penyelidikan diselesaikan,” ujar PBB dalam keterangan resminya.

Selain itu, Krahenbuhl juga dituding telah banyak melakukan perjalanan dan tinggal di hotel mewah, sementara lembaga yang dipimpinnya butuh dana pasca AS menghentikan bantuan pada 2018.

Sebuah laporan yang bocor ke media menyatakan dia menghabiskan 28-29 hari dalam satu bulan, dan meninggalkan kantornya di Yerusalem. Krahenbuhl disebut juga mengabaikan sejumlah aturan lain yang membuatnya bisa membawa si selingkuhan selama perjalanannya.

Krahenbuhl telah membantah tuduhan tersebut dengan mengatakannya sebagai tak berdasar, dan menyebut penyelidikan PBB belum mengambil keputusan.

UNRWA sendiri merupakan salah satu lembaga tertua PBB yang didirikan untuk membantu warga Palestina yang mengungsi akibat Perang Arab-Israel pada 1948-1949. lembaga ni memberikan bantuan makanan, layanan kesehatan, dan layanan lain kepada 5,4 juta warga Palestina di Tepi Barat, Gaza, Yordania, Suriah, dan Lebanon.

Mandat UNRWA dilaporkan harus diperbarui setiap tiga tahun, dengan sidang selanjutnya digelar oleh Majelis Umum PBB Desember mendatang.

Sumber: kompas.com

Facebook Comments

News Feed