by

Motif Pembunuhan Pegawai Alfamart Di Jambi Terungkap, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

JAMBI (HJ) – Motif dalam kasus pembunuhan pegawai Alfamart yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Kota Jambi, Provinsi Jambi pada 5 September 2019 lalu terungkap dari hasil rekonstruksi yang dilakukan penyidik kepolisian.

Dalam rekonstruksi yang digelar di Mapolsek Telanaipura, Kota Jambi, dua orang pelaku pembunuhan yakni Muhammad Sabri dan Rizky memperagakan 30 adegan rangkaian aksi pembunuhan berencana terhadap korban Muhammad Safi’i alias Fikri.

Hasil rekonstruksi tersebut menunjukkan, kedua pelaku sejak awal telah merencanakan aksi kejinya sebelum menyambangi rumah korban.

Bahkan, para pelaku telah menyiapkan sebilah pisau untuk menghabisi nyawa korban.

Mulanya, Rizki yang sering berkomunikasi dengan korban melalui pesan media sosial Facebook, diminta untuk datang ke kos milik korban yang berada di Solok Sipin.

Mendapat pesan itu, kemudian Rizki mengajak tersangka Sabri untuk ke kos korban yang masih berada dikawasan Kota Jambi. Pada 4 September 2019 lalu, sekitar pukul 22.00 wib, keduanya pun berangkat menggunakan sepeda motor Beat warna hitam.

Sesampainya di rumah korban, kedua pelaku bersama korban masih sempat bermain game online melali telpon genggam masing-masing. Bahkan, mereka juga sempat nonton televisi secara bersama dan tidur bersama dalam satu kamar.

Pada saat adegan ke-13, terungkap bahwa pembunuhan tersebut mulai dilakukan kedua pelaku sekitar pukul 04.00 Wib, di mana kala itu korban tertidur pulas.

Memulai aksiny, tersangka Rizki membangunkan tersangka Sabri untuk menghabisi korban.

Tersangka Rizki meminta Sabri untuk mengambil tabung gas LPG 3 Kg yang ada di sudut kamar korban, lalu menghantamkannya ke kepala korban bagian belakang sebanyak dua kali.

Saat itu korban langsung ngorok sambil menangis, seketika itu Rizki mengambil bantal dan langsung menutupkan ke bagian wajah agar tangisan tidak terdengar ke luar kamar.

Setelah dilakukan pemukulan dengan tabung gas, pada adegan ke-20, tersangka Sabri mengambil palu yang sudah ada di kamar tersebut, kemudian memukulkan dengan kencang sebanyak dua kali ke bagian tengkuk korban.

Meski sudah tak berdaya, namun saat itu korban masih belum tewas.

Selanjutnya, tersangka Rizki mengambil pisau di dalam box motor yang sengaja dibawanya dari rumah untuk menghabisi korban.

Kemudian pada adegan ke 24, pisau tersebut diserahkan ke tersangka Sabri untuk melakukan penusukan ke punggung korban sebanyak dua kali. Hingga akhirnya korban tidak bergerak lagi.

Melihat korban tidak bergerak lagi, kedua tersangka langsung mengambil laptop, dompet dan motor korban serta membawa pergi benda berharga milik korban.

Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk mencocokkan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan apa yang telah diperbuat oleh kedua tersangka.

“Agar nantinya jaksa dalam menyusun dakwaan tidak kebingungan. Dan ini untuk melengkapi beberapa hal yang dibutuhkan jaksa dalam proses pemeriksaan berkas,” sebutnya.

Yumika menegaskan ada beberapa adegan yang dilakukan tersangka untuk merencanakan pembunuhan. “Ada perencanaan dari awal untuk menguasai harta benda korban,” tandasnya (Budi)

Facebook Comments

News Feed